Content MarketingVideo Marketing

Tips Agar Video YouTube Banyak Viewer (2): SEO YouTube 2020

Pada pembahasan tips agar video YouTube banyak viewer sebelumnya (lihat di sini), sudah diulas tentang insight-insight dari YouTube sebagai pedoman sebelum mengulik hal yang lebih detail lagi yakni tentang SEO YouTube 2020. Apa gunanya SEO YouTube ini? Sederhananya, agar videomu bisa berada di halaman pertama pencarian YouTube.

Apa Itu SEO YouTube?

SEO YouTube adalah proses mengoptimalkan video, playlist dan channel untuk mendapatkan peringkat dalam hasil pencarian organik di YouTube dengan kata kunci tertentu. Pada prinsipnya, SEO YouTube sama saja kok dengan SEO di website biasa. Jika kamu sudah biasa menulis SEO artikel, maka kamu tidak akan kesulitan untuk meng-optimize SEO YouTube. Oh ya, aku dapat insight ini dari backlinko dan sumber lainnya.

Sekarang bayangkan, kamu ingin membeli handphone baru, terlebih dahulu kamu mencari review handphone tersebut di YouTube, kamu kemudian menuliskan “review handphone Oppo Reno 2” di YouTube misalnya, biasanya kamu akan mengklik video-video di urutan teratas. Nah, videomu bisa kok nangkring di urutan atas dengan menggunakan teknik SEO YouTube.

Teknik SEO YouTube: Riset Kata Kunci

Teknik SEO YouTube di tahun 2020 yang (masih) paling utama adalah dengan mencari kata kunci untuk video kamu. Kata kunci alias Keyword erat kaitannya dengan judul dan tema video kamu. Jangan sampai kamu sia-sia membuat video yang tidak ada pencarinya, buat apa? Tidak akan ada orang nonton, kecuali kamu orang populer, sih.

Untuk meriset kata kunci, kamu bisa menggunakan berbagai tools keywords atau software khusus YouTube, baik yang gratis atau berbayar. Di sini, saya menjelaskan 3 teknik saja, ya:

Keyword Tool

Dengan menggunakan Keyword Tool, kamu bisa mendapatkan keyword terbaik dari berbagai platform pencarian seperti Google, YouTube, Bing, Amazon, Instagram, Twitter, Play Store dan Instagram. Pada prinsipnya, cara menggunakan SEO YouTube di Keyword Tool ini sama kok dengan Google Keyword Planner.

Berikut ini cara membuat SEO YouTube di Keyword Planner:

  1. Login situs Keyword Tool di sini.
  2. Pastikan default setting-ny adalah: YouTube, Indonesian, dan Sort by High to Low
  3. Ketikkan kata kunci yang menjadi target kamu, misalnya “Skincare untuk Pria”.
  4. Kamu mungkin nggak akan mendapatkan variasi kata kunci yang beragam, tapi dari hasil pencarian seharusnya kamu bisa mendapatkan banyak insight. Untuk memaksimalkannya, lakukan hal-hal berikut ini:
    • Pilih kata kunci berdasarkan jumlah search volume yang tinggi (minimal 1,000), trend yang terus tinggi atau stabil, dan score persaingan yang rendah.
    • Usahakan memilih long tail keyword, minimal terdiri dari 3 kata.
    • Manfaatkan filter result agar kamu lebih mudah dalam memilih kata kunci yang ditargetkan.
    • Cari tau posisi video kompetitormu dengan cara mengetikkan kata kunci yang sama di pencarian YouTube.
    • Kamu juga bisa menyiman kata kunci yang relevan lainnya, yang kamu temukan untuk digunakan sebagai alternatif atau tambahan teks di deskripsi.

YouTube Search Bar

Jika kamu tidak punya akun berbayar, kamu bisa memanfaatkan YouTube Search Bar secara gratis. YouTube Search Bar adalah kolom yang biasa kamu gunakan untuk mengetik kata kunci di YouTube, tau kan?

Nah, di sini bedanya kamu tidak akan menemukan angka-angka detail kayak search volume, trend dan score persaingannya yang ditemukan di Keyword Tool. Kamu hanya menemukan keyword suggestions alias kata kunci yang disarankan yang bisa diulik sendiri. Kata kunci yang disarankan mungkin jangka periodenya (masa berlaku) tidak lama alias bisa berubah-ubah dalam kurun waktu singkat. Semuanya tergantung apa yang lagi trend saat itu, lebih realtime, tapi tak ada yang tau sejauh mana kata kunci tersebut disarankan di pencarian.

Berikut ini tips SEO YouTube dengan mengulik search bar YouTube:

  1. Ketukkan target kata kunci pada YouTube Search Bar.
  2. Tambahkan garis bawah sebelum target kata kunci.
  3. Tambahkan garis bawah setelah istilah pencarian.
  4. Tambahkan huruf tertentu sebelum/sesudah garis bawah.

Agar kamu lebih paham, aku akan sertakan contoh screenshot dari hasil pencarian kata kunci “Skincare untuk Pria”. Gambar sebelah kiri adalah tampilan ketika mengetikkan target kata kunci saja, kamu bisa menemukan banyak alternatif kata kunci (tema) yang disarankan yang bisa dipakai di video kamu. Gambar sebelah kanan, sebelum kata ‘skincare’, aku tambahin underscore alias garis bawah. Kamu bisa lihat, kata apa yang biasa orang ketikkan sebelum kata skincare, nah kamu bisa menggunakannya kata kunci tersebut juga, ya.

Perhatikan juga gambar di bawah ini, di sini aku menambahkan salah satu huruf ‘p’ sebelum garis bawah. Apa yang bisa kita temukan? Ya, saran kata kunci lain dengan kata yang berawalan huruf ‘p’. Menarik bukan? Kamu bisa menguliknya sendiri, ya

Google Trend

Kalau untuk Google Trend, selain kamu juga bisa menemukan insight kata kunci, kamu juga bisa mengetahui trend kata kunci tersebut selama beberapa kurun waktu tertentu dan per wilayah. Kamu pun bisa membandingkan performance popularitas dua atau lebih kata kunci tertentu. Ini berguna untuk kamu yang bingung menentukan kata kunci selain berdasarkan search volume, ya.

Langsung saja mari kita simulasikan melalui screenshot di bawah ini.

Sebelum riset kata kunci, jangan lupa mengatur lokasi, waktu, dan platform penelusuran terlebih dahulu sesuai kebutuhanmu. Di sini, saya langsung membandingkan 2 kata kunci: skincare untuk pria dan skincare cowok, dua kata kunci ini memiliki makna yang sama, tapi ternyata trend-nya berbeda. Sebenarnya lebih dalam lagi, kamu bisa menemukan insight berdasarkan wilayah, dan mendapatkan query kata kunci alternatif terkait.

Satu lagi, aku pernah dapat manfaat baik dari Google Trend. Kamu pernah nggak ditanya kapan sebaiknya video itu di-upload? Katakanlah kamu ada video moment yang dibuat dalam rangka hari ibu, pastinya kamu upload sebelum tanggal 22 Desember dong, tapi tanggal berapa? Nah, lewat Google Trend ini kamu bakal bisa dapat insight-nya. Agar lebih jelas, aku screenshot lagi, ya.

Bisa dimengerti ya, kapan pencarian ‘video hari ibu’ mulai dicari oleh pengguna di YouTube? Kamu bisa memanfaatkan rentang waktu tersebut untuk meng-upload video tersebut. Ini berguna banget buat kamu yang lagi ada kebutuhan upload video untuk keperluan campaign.

Sekian dulu untuk artikel tentang SEO YouTube bagian kedua. Pada artikel selanjutnya, aku akan bahas bagaimana mengoptimalkan judul, deskripsi dan tags. Sampai ketemu!

Di Ujung Langit

Sharing is caring. Menulis tentang segala hal yang ada dalam pikiran, Semoga tulisan saya bermanfaat untuk banyak orang. Untuk mengetahui banyak hal tentang saya, silakan klik icon sosial media di bawah ini

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close